Readup

CEO Facebook Mark Zuckerberg terlibat skandal raksasa

REPORTED BY: Joko Santo

CEO Facebook Mark Zuckerberg terlibat skandal raksasa Mark Zuckerberg terlibat skandal besar yang membuat dirinya di "amuk massa" secara online.

CEO Facebook mulai bereaksi pada hari Rabu, lebih dari lima hari sejak skandal besar pecah tentang perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica dan penggunaan ilegal data pengguna Facebook.

Dari skandal yang melibatkan Cambridge Analytica itu menunjukan sistem keamanan Facebook lemah dan semakin membuat ketidakpercayaan publik akan kekhawatiran data pengguna yang bocor ternyata sudah sejak lama terjadi namun selalu ditutup-tutupi.

Kabar baik untuk pengguna

Adapun kabar baik dari CEO sekaligus pendiri Facebook yang mengatakan, “Kabar baiknya adalah bahwa tindakan yang paling penting sudah dilakukan untuk mencegah hal ini terjadi lagi".

Seperti dilaporkan bahwa 50 juta data penguna social media Facebook Bocor, dan menyebabkan sang CEO Mark Zuckerberg rugi Rp 67,5 Triliun.

Zuckerberg juga mengumumkan beberapa langkah lain untuk meningkatkan perlindungan privasi pengguna Facebook, membatasi akses pohak ketiga atau pengembang ke informasi pribadi, dan memastikan bahwa pengguna mengetahui bagaimana data mereka diakses.

Amarah Netizen

Namun tanggapan yang diberikan oleh Zuckerberg tidak diterima oleh masyarakat digital yang menilai pendiri Facebook tersebut memberikan penjelasan yang terlalu hati-hati, sistematis, point-by-point (memperhatikan aspek hukum) terhadap krisis terburuk dalam sejarah Facebook ini - dan perusahaan sosial media tersebut hampir tidak memiliki kesempatan untuk menenangkan amarah atau memadamkan rasa benci yang dirasakan banyak pengguna Facebook minggu ini.

Dasar mereka adalah karena keberhasilan Facebook tidak pernah didasarkan pada manfaat rasional dari jaringan sosialnya yang besar; perusahaan tersebut tidak memikirkan tentang bagaimana Facebook membuat Anda merasa nyaman dan aman saat menggunakannya.

Main perintah, Susi “dicurigai” Jokowi ingin jadi wapres
Tuntutan Serikat Karyawan Garuda jangan rugikan konsumen!
Dua intervensi BI untuk tahan rupiah tak tembus 14 ribu per dolar
Natuna diincar asing, TNI tempatkan pasukan elit
Berharap UMKM jadi tulang punggung ekonomi
Fetching news ...