News Travel

Bleisure travel, kunci menjadi pegawai yang bahagia

REPORTED BY: Andika Pratama

<i>Bleisure</i> travel, kunci menjadi pegawai yang bahagia

Banyak keuntungan yang bisa didapat pegawai dari bleisure (business leisure) travel. Namun, apakah para pebisnis menyadari kesempatan yang ada?

Perjalanan bisnis adalah keuntungan kerja yang sangat dihargai karyawan saat ini, sebuah riset menemukan bahwa 30 persen dari mereka akan menerima pekerjaan dengan gaji lebih rendah jika itu berarti akan lebih banyak jalan-jalan

Dengan menambahkan hiburan ke perjalanan bisnis, karyawan cenderung menemukan pengalaman yang berharga secara pribadi maupun profesional. Pekerja yang bahagia cenderung lebih produktif dan sukses dalam pekerjaan – sehingga perusahaan dan pergawai akan sama-sama untung.

Terlebih lagi, bleisure juga bisa menjadi kunci untuk mempertahankan pekerja milenial—yang sering dianggap tidak tetap dan kurang loyal secara profesional. Milenial suka mengambil kesempatan ini, melakukan business travel sambil jalan-jalan, mungkin karena mereka memiliki uang terbatas untuk liburan dan belum berkeluarga.

Nampaknya bisnis belum sepenuhnya menyadari potensi bleisure – penelitian terbaru3 menemukan bahwa dua alasan utama pebisnis tidak memanfaatkan kesempatan untuk btravel adalah karena mereka tidak punya cukup waktu, atau bahwa kebijakan perusahaan yang tidak mengizinkan.

Untuk menciptakan bleisure bagi kedua belah pihak, bisnis perlu membangun kebijakan transparan yang dapat memungkinkan karyawan untuk memanfaatkan perjalanan bisnis mereka semaksimal mungkin. Jadi, untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih produktif–apakah sudah saatnya perusahaan mengkaji ulang kebijakan mereka mengenai bleisure?

Menekan waktu luang

30 persen akan menerima pekerjaan dengan gaji lebih rendah jika itu berarti lebih banyak melakukan business travel. Hampir setengah dari wisatawan bisnis (49 persen) memperpanjang perjalanan bisnis mereka ke kota yang berbeda dalam 12 bulan terakhir

Millenial yang mobile

48 persen karyawan berusia 18 sampai 34 tahun pernah melakukan perjalanan bleisure (perjalanan bisnis sambil jalan-jalan), sedangkan wisatawan bisnis berusia 35 sampai 54 hanya 33 persen yang pernah melakukan bleisure, dan usia 55 keatas 23 persen

78 persen milenial sengaja memanfaatkan waktu pribadi dalam perjalanan bisnis. Selanjutnya, 60 persen milenial mengatakan bahwa liburan menguntungkan bisnis mereka dengan membantu mereka berpikir secara lebih luas. 49 persen generasi Baby Boomer juga berpikir seperti ini.

Apa Kebijakan Anda dalam bleisure?

58 persen mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup waktu untuk bleisure. Adapun 18 persen lainnya mengatakan bahwa kebijakan perusahaan mereka tidak mengizinkan

PKS: Tak perlu buang waktu tentukan wagub DKI
Fadli Zon tuding Jokowi bohong terkait impor jagung
Prabowo sebut penahanan Ahmad Dhani dilatari dendam politik
Kubu Prabowo tuding pernyataan Jokowi soal jalan desa tak sesuai fakta
Bawaslu usul pendukung di ruang debat dikurangi, ini kata kubu Prabowo
Netralitas PNS dan TNI jadi tolok ukur keberhasilan pemilu
KPK didesak minta maaf atau bayar denda Rp10 triliun
Ma'ruf Amin minta Sandi tak sungkan untuk menyerangnya dalam debat
BPN beber pelanggaran Kubu Jokowi saat debat
Demokrat siap laporkan Jokowi jika langgar aturan debat
Konsep ketuhanan Marapu, agama asli Pulau Sumba
Juara Dunia enam kali ini bangga jadi rival terberat Valentino Rossi
Refleksi Hari Keadilan Sosial Sedunia bagi perempuan
Tim DPR temukan pasokan listrik Bali kritis
IHSG kembali menguat dekati 6.500
Fetching news ...