Gerindra pastikan bantuan hukum untuk Ketum PA 212

REPORTED BY: Insan Praditya

Gerindra pastikan bantuan hukum untuk Ketum PA 212 Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon mengatakan akan memberikan bantuan hukum kepada Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif. Slamet saat ini ditahan di Polresta Surakarta atas dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal.

Diketahui, pelanggaran kampanye dilakukan dalam acara tabligh Akbar di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa tengah, Minggu (13/01/2019).

"Iya pasti, sudah malah berlangsung saya kira kita akan langsung ada bantuan hukum kepada semua pihak, jangankan untuk bagian dari BPN atau mereka yang selama ini dianggap dekat ya," katanya di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (12/02/2019).

Lebih lanjut, Fadli menilai hal tersebut merupakan bagian dari kriminalisasi ulama yang dilakukan pihak petahana mengenai pihak oposisi yang mencoba menggoyang 'kandang banteng' tersebut.

Dia mengatakan beberapa menteri dan kepala daerahnya juga ada yang secara terang-terangan mendukung dan mengkampanyekan petahana, namun terlihat tidak ada perlakuan yang sama oleh kepolisian dalam menindak.

"Saya kira itu bagian dari kriminalisasi,kita lihat bahwa banyak dari pihak petahana dilaporkan juga bahkan sampe menterinya, tapi kita melihat tidak ada perlakuan yang sama," tegasnya.

"Tapi begitu kepada pihak BPN, langsung ada tindakan yang drastis.Menurut saya,ini ada upaya membungkam dan menghambat laju petahana yang stagnan," tambahnya.

Fadli menuduh Jokowi sudah menggunakan perangkat hukum melalui kekuasaannya untuk membungkam demokrasi yang dilakukan pihak oposisi saat melakukan kampanye di solo. 

"Sehingga akhirnya panik dengan melakukan penangkapan dengan menggunakan hukum sebagai alat kekuasaan,"

Menurutnya hal tersebut sangat terlihat dari adanya ketidakadilan dalam penanganan hukum yang berbeda antara penguasa dan oposisi, sehingga merugikan beberapa pihak.

"Karena ketidakadilan yang ditunjukkan secara nyata, itu hanya akan merugikan bangsa dan negara kita, hanya akan memecah belah persatuan kita," tutupnya.

Diketahui, Slamet Ma'arif akan diperiksa di Polda Jawa tengah untuk menjalani pemeriksaan terkait pelanggaran kampanye di Jawa tengah.

"Pemeriksaan Slamet Ma'arif akan kami lakukan di Polda Jateng. Penyidiknya tetap dari sini (Polresta Surakarta)," ujar Waka Polresta Surakarta AKBP, Andy Rifai, Jawa tengah, Senin (11/02/2019).

DPR soroti hak politik narapidana dan warga binaan
Fadli Zon: Wiranto super ngawur
Prabowo kampanye di Makassar, Sandiaga di Jawa Tengah
IHSG ditutup menguat di level 6.501
Mayoritas pemilih tidak tertarik janji capres
Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Daftar kesalahan berkirim email resmi
PDIP ingin Golkar rebut posisi kedua dari Gerindra
PDIP: Prabowo-Sandi hanya naik 4 persen padahal sudah pakai fitnah dan hoaks
DPR setujui dua nama calon hakim konstitusi
IHSG berpotensi menguat hari ini
BPN: Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat
Rapat Paripurna sepi, ini alasan Wakil Ketua DPR
Fetching news ...