Prabowo diminta ganti gaya, Fadli Zon: Dia apa adanya

REPORTED BY: Insan Praditya

Prabowo diminta ganti gaya, Fadli Zon: Dia apa adanya Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memiliki penampilan apa adanya. Fadli mengatakan tak ada yang perlu diubah dari penampilan Ketua Umum Partai Gerindra.

"Jadi pakaian itu kan dianggap pakaian yang comfortable bisa disemua. Ya dulu kan pakaiannya bisa cream atau putih-putih. itu kan pakaian yang nuansanya dinamis tidak formalistik dan tidak ada jarak di masyarakat," kata Fadli saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Fadli menilai pakaian Prabowo Subianto lebih bagus tanpa harus dirancang seperti pakaian Joko Widodo. Ia juga menyoroti pakaian Jokowi yang memiliki banyak polesan, Fadli menganggap itu sebuah politik kebohongan.

"Kayak pak Jokowi di 2014 kan gitu harga baju jadi alat kampanye, celana baju sekian, sepatu sekian, saya kira itu akhirnya menimbulkan politik kebohongan," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengamat Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menyarankan Calon Presiden dari nomor urut 02 Prabowo Subianto mengubah gaya berpakaiannya jika ingin dipilih milenial di Pilpres 2019. Hendri menilai selama ini Prabowo sering mengenakan seragam safari berwarna coklat.

"Kalau saya jadi timsesnya Pak Prabowo, hal pertama yang saya ganti dari Prabowo adalah kostum, jangan lagi putih, krem, coklat, orang bosen ngeliatnya, masa dari 2014 itu-itu lagi. Berusahalah ganti misalnya sering-sering pakai batik, pake baju koko kek biar orang ngeliatnya fresh, this is Prabowo," kata Hendri beberapa waktu yang lalu.

Salah satu pemimpin di lembaga survei politik Kedai Kopi tersebut menyarankan supaya Prabowo memiliki tampilan baru jika tidak ingin melihat capres petahana Jokowi lenggang hingga dua periode.

"Maksudnya kalau kompetisinya mau ketat ya ubah gaya, kalau gini-gini aja saya rasa sekarang kita udah tahu Aprilnya," katanya.

Tak hanya itu, Hendri mengatakan komunikasi Prabowo juga harus merubah. Sebab, menurutnya para pemilih akan kabur jika Prabowo terus mengulang melontarkan kritik kekayaan negeri sejak tahun 2014.

"Pesan komunikasi Pak Prabowo ini harus dirubah, kalau hanya gitu-gitu aja kekayaan negeri harus bisa dinikmati anak negeri, gitu gitu terus. Orang tuh juga akan bingung dan malas, karena kok tidak ada solusi yang lebih presisi untuk melakukan itu," pungkasnya.

DPR soroti hak politik narapidana dan warga binaan
Fadli Zon: Wiranto super ngawur
Prabowo kampanye di Makassar, Sandiaga di Jawa Tengah
IHSG ditutup menguat di level 6.501
Mayoritas pemilih tidak tertarik janji capres
Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Daftar kesalahan berkirim email resmi
PDIP ingin Golkar rebut posisi kedua dari Gerindra
PDIP: Prabowo-Sandi hanya naik 4 persen padahal sudah pakai fitnah dan hoaks
DPR setujui dua nama calon hakim konstitusi
IHSG berpotensi menguat hari ini
BPN: Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat
Rapat Paripurna sepi, ini alasan Wakil Ketua DPR
Fetching news ...